Senin, 17 Desember 2018

Kehilangan (Cerpen)



Sang surya yang mulai terbit begitu indah ,menerangi bumi , memberikan cahaya kehidupan dan menenangkan jiwa. Ketika sang surya mulai terbenam ,hari begitu tak berwarna ,bagaikan tak ada kehidupan di dunia. Hanya keajaiban Tuhan lah sang surya akan kembali.
Kisah ku di mulai saat ku menginjak SMA ¸aku mempunyai 3 sahabat yang begitu dekat . mereka bernama Hyuna ,Tyfani dan Bora. Mereka sudah mempunyai pacar , hanya aku yang belum mempunyai pacar. Hyuna sudah berpacaran dengan Panji sejak SMP , mereka memang sangat cocok. Panji itu orang nya sangat pemalu ,apalagi jika kami sedang berkumpul Panji hanya senyum-senyum melihat tingkah kami. Meskipun mereka sudah lama berpacaran tapi mereka masih kekanak-kanakan. Hyuna selalu bilang pada ku tentang hubungan nya dengan Panji yang semakin renggang.
Tyfani yang suka dengan K-pop selalu berhayal bisa bertemu dengan idolanya bahkan dia selalu berbicara yang aneh-aneh. Dan dia berbicara kepadaku “aku hanya ingin berpacaran dengan orang Korea ,apalagi dengan Sehun yang tampan itu”. Aku terkadang suka kesal dengan omongannya itu , tapi bagaimana pun dia adalah sahabat ku. Di kelas kami ada seorang laki-laki yang mirip orang Korea. Dia bernama Syahrul. Aku ,Hyuna ,dan Bora selalu mengejek Tyfani karena khayalannya itu yang terlalu tinggi. Tapi Tyfani tetap saja mengkhayalkan idolanya itu.
Setiap bel masuk kelas , aku selalu mengejek Tyfani dengan ucapan “pagi Syahrul” tapi Tyfani malah marah-marah saat aku mengucapkan kata Syahrul .”kenapa kamu mendadak marah begitu?”ucap ku. Aku tidak suka saja kamu menyebut-nyebutkan nama itu. “loh , kenapa ? padahal kan Syahrul itu tampan seperti orang Korea , hahaha lagian kamu cocok kok sama Syahrul” ujar ku. “Apa? (terkejut) cocok kamu bilang?? Iewwww banget deh aku suka sama si cowok itu (sambil melirik ke Syahrul). Aku tidak kuat menahan tawa saat Tyfani bicara seperti itu.
Setiap istirahat aku ,Hyuna ,dan Bora selalu menukarkan pensil milik Tyfani dengan pensil milik Syahrul. Aku suka dengan marahnya Tyfani itu , karena apabila dia marah mukanya menjadi merah seperti buah tomat. Beberapa hari dari kejadian saat aku menukarkan pensil Tyfani dengan Syahrul , Tyfani mengakui kepadaku kalau ternyata Tyfani mulai menyukai Syahrul. Aku terkejut dan tak menyangka dia mengucapkan itu.
Sahabat ku yang satu ini cerewetnya tidak terkalahkan ,suaranya yang seperti anak tikus itu membuat sekelas menjadi terganggu. Aku tak bisa menahan tawaku saat Bora di ejek oleh teman-teman Syahrul. Bora mempunyai pacar bernama Boy , kelasnya bersebelahan jadi Bora selalu cari-cari perhatian kepada Boy. Jujur saja aku kurang setuju dengan Boy , karena menurutku Boy itu seperti lelaki yang memanfaatkan Bora saja. Aku kasiah kepada Bora yang terus dibohongi oleh Boy. Tapi Bora masih saja mempertahankan lelaki itu , hingga akhirnya Bora diselingkuhi oleh nya.
Aku baru melihat Bora menangis sakit hati karena laki-laki yang tidak baik itu. Memang Bora mempunyai banyak pacar tapi baru kali ini Bora menangis seperti ditinggalkan oleh siapa saja. Akhirnya aku ,Hyuna ,dan Tyfani menemui Boy tanpa sepengetahuan Bora. Aku sangat kesal sehingga aku emosi dan memarahi Boy habis-habisan. Boy hanya diam seperti tak bersalah.
Tiba-tiba Bora datang , dan menghentikan ku memarahi Boy. “sudahlah , kamu tidak usah membantuku dengan memarahi laki-laki itu , karena percuma saja dia tidak akan mendengarnya” ujar Bora. Aku pun pulang dan aku berfikir kenapa laki-laki bisa menduakan wanita? Apa tidak cinta atau hanya memainkan perasaan wanita?
Mungkin aku belum tau apa itu alasannya , karena hanya aku diantara Hyuna, Bora ,dan Tyfani yang belum merasakan cinta. Memang sejak SMP aku sudah berpacaran tapi rasanya beda dengan apa yang aku lihat dan aku rasakan dengan curhatan sahabatku. Tapi aku tidak sanggup kalau merasakan sakit untuk yang kedua kalinya. Bagiku cinta itu hanya kesenangan sesaat .
Sekarang di sekolah yang menjadi bahan bulyan adalah aku. Karena aku tidak pernah bercerita tentang laki-laki. Hyuna ,Bora ,dan Tyfani tak puas-puasnya mengejeku ,aku hanya tertawa karena aku menganggapnya bercanda saja. “aku sekarang sudah tidak menangisi Boy lagi , dan Hyuna sekarang semakin awet saja dengan Panji , terus Tyfani kan baru jadian sama Syahrul , lantas kamu dengan siapa??”ujar Bora.
Aku tak menjawab apa-apa , jujur aku merasa iri dengan sahabatku yang setiap harinya menceritakan lelakinya itu dengan penuh canda tawa ,hari-harinya tak pernah sepi karena selalu di temani atau dikabari oleh lelakinya. Aku sungguh iri kepada mereka , tapi hati keciku berbicara “TIDAK”. Aku dikagetkan dengan suara Bora yang seperti anak tikus itu. “kenapa bengong?”ujar Tyfani
“apa kamu mau aku carikan lelaki untuk kamu?”timpa Bora
“ya sudah dengan teman SMP ku saja , dia ganteng kok”ujar Hyuna
“lebih baik kamu dengan saudaranya Syahrul saja ,coba aja bayangin pasti bakalan ganteng deh kan Syahrul nya juga ganteng(gaya alay)”ujar Tyfany
“Apaan si kalian ini? Memang nya aku sedang kontes mencari pasangan apa?”ujar ku. “HaHaHa”semuanya tertawa.
Ketika kami sedang tertawa ,tiba-tiba temanku Suzy mengajak ku pulang. Kami memang tidak sekelas dan berbeda jurusan ,tapi kami saling mengenal karena arah rumah kami yang bersamaan. Kami sangat dekat sekali bahkan Suzy selalu main ke rumah ku. Dia sama saja dengan Tyfany selalu mebicarakan tentang K-pop ,meskipun Suzy gila Korea tapi dia mempunyai pacar.
Sudah tidak aneh apabila pulang bareng dengan Suzy , dia selalu mengajaku ke suatu tempat. Aku sudah tahu apa yang akan dibicarakan Suzy , pasti tidak jauh dari K-pop dan tentang pacarnya. Suzy mengajak ku ke taman untuk mengobrol ,di taman begitu ramai. Aku memang suka tempat yang ramai.
Saat aku sudah sampai di taman ,Suzy mengajaku duduk di dekat orang-orang yang sedang latihan basket. “dilihat-lihat seru juga ya bermain basket ,aku jadi tertarik untuk mengikutinya”ajak Suzy. “apa ikut basket? Sejak kapan kamu suka olahraga Zi?lagian kita kan pulang sekolah selalu sore!”jawab ku.
“iya aku tertarik aja ,keliatannya seru kok sekalian aku diet hehe”ujar Suzy
“ah dasar ,hahaha”jawab ku. Suzy tiba-tiba berdiri “mau kemana kamu?”Tanya ku.
Aku seperti melihat teman ku ,sebentar aku lihat dulu. Lalu Suzy dan temannya itu mengahamipiri aku. “(bingung)loh Wendy”ujar ku.
“ternyata kalian sudah saling mengenal rupanya”ujar Suzy
“iya ,Wendy ini teman SD aku dulu”jawab ku
“Wen , aku mau gabung tim kamu dong ,boleh ya ya(sambil manja)”ujar Suzy
“ihh ngga ngga kok Wen ,Suzy tadi cuman bercanda aja”ujar ku
“ayo ayo kalian gabung aja sama club kami ,kebetulan sebentar lagi mau ada pertandingan”ajak Wendy
Tiba-tiba Wendy menarik tangan ku ,dan aku di ajak untuk mengobrol dengan senior-seniornya itu. Aku hanya mendengarkan pembicaraan Suzy , karena aku memang tidak berminat untuk mengikuti basket. Entah apa yang mereka bicarakan ,tiba-tiba mereka meminta nomor Hp ku ,simple saja aku menjawab “tidak punya”. Aku dan Suzy pun pulang karena hari sudah gelap.
“Tadi kenapa kamu tidak memberikan nomor Hp mu?”Tanya Suzy
“Aku malas saja Zi , lagipula untuk apa aku memberikannya”jawab ku
“Tadi sewaktu ngobrol ,kak El meminta nomor Hp mu loh ,cieee”ujar Suzy menyindir
“kak El? Apaan si kamu Zi ”jawab ku. Udah ah aku pulang duluan.

Seperti biasanya aku selalu menjadi pendengar setia atas curhatan sahabat-sahabat ku ini. Saat aku membuka Hp ternyata ada empat pesan. Nomor itu tidak terdaftar di kontak ponsel ku dan pesan dari Suzy. Isi pesan itu seperti ini
“ade?”
“kenapa ngga di jawab ,sibuk ya?”
“hari ini latihan ya jam setengah empat “
Aku sangat kesal kepada Suzy karena dia memberikan nomor ku kepada orang lain tanpa seizin ku. Aku membalas pesan dari kak El , hingga akhirnya setiap hari kami saling berkomunikasi. Hari ketiga El mengirim kata-kata yang puitis kepada ku, aku sempat di buat terbang oleh nya. Hanya Tyfani yang tahu kalau aku suka berkomunikasi dengan El.
Aku malas dengan laki-laki yang seperti itu jadi aku suruh Tyfani yang membalasnya , aku sempat curiga takutnya Tyfany menjaili ku. Saat ku periksa Hp ku ternyata dugaan ku benar semua pesannya di hapus. Aku mendadak salah tingkah karena takut Tyfany membalas yang tidak-tidak. Bel pulang berbunyi dan Suzy sudah menunggu di depan kelas ku. Wajah nya kelihatan seperti orang yang takut.
“kenapa kamu Zi? Tidak seperti biasanya kamu seperti ini?”Tanya ku
“maaf kan aku ya ,kemarin pagi kak El meminta nomor mu , dan aku memberikan nomor nya, maafin aku ya aku merasa bersalah banget”jawab Suzy
“iya udahlah kan nomornya juga udah di kasihin , ayo kita pulang”ajak ku
Setiba di lapang basket El mendekatiku tanpa rasa canggung. Aku heran sekali melihat El yang seperti itu kepada ku bahkan dia bertanya “sudah makan belum de?” . Suzy malah mengejeku. Aku ingin sekali bicara ke El kalau pesan yang siang tadi itu bukan dari aku tapi dari teman ku. Tapi aku takut El sakit hati atas perkataan ku.
Sepertinya aku sudah terperangkap dengan jebakan Suzy yang diam-diam ingin menyatukan aku dengan El. Tapi aku sudah mulai suka dengan El , dan aku suka cemas bila El tidak mengabariku. Sepertinya apa yang sahabat-sahabat ku bilang kini terasa oleh ku. Kini aku mulai berani untuk merasakan cinta.
Semenjak aku berhubungan dengan El aku semakin rajin latihan basket. Dan aku semakin akrab dengan anggota yang lainnya. Saking akrabnya sampai-sampai pelatih basket ku berbicara “yang awet ya hubungannya, hati-hati” aku hanya senyum-senyum karena bahagianya, sampai tidak mengartikan amanat dari pelatih ku.
Semakin hari semakin banyak orang yang beranggapan buruk tentang El , tapi aku tidak begitu percaya tentang apa yang di ucapkan orang-orang. Aku merasa sedikit kecewa atas hal itu. Apalagi anggapan bahwa El mendekatiku karena taruhan dengan teman-temannya. Rasanya aku seperti orang yang tidak berguna , cerobohnya aku langsung saja menganggap El.
Aku penasaran dengan tanggapan itu ,aku memberanikan diri untuk menanyakannya kepada Joy. Ternyata memang benar El mendekatiku karena taruhan ,Joy juga mengakui bahwa ia mengikuti taruhan itu. Aku baru sadar dengan amanat dari pelatihku , ternyata yang dikatakan ‘hati-hati” itu memang benar. Hati-hati karena El playboy , hati-hati karena dia hanya mempermainkan perasaan wanita.
Aku langsung mengakhiri hubungan ini , aku kecewa sekali. Sejak kejadian itu aku berjanji akan terus semangat latihan basket , aku akan tujukan bahwa aku kuat dan aku tidak menyesal telah mengakhiri hubungan dengannya. Di lapang aku bagaikan adik yang selalu di bela. Untuk yang ketiga kalinya aku disakiti oleh laki-laki.
Sekarang aku lebih suka menjadi aku yang dahulu ,aku yang selalu menjadi tempat curahan sahabat-sahabatku dan menjadi pendengar setia atas curahan mereka. Seperti mati rasa kepada laki-laki ,untuk mengobrol pun aku tidak mau. Sudah satu tahun lamanya aku hidup seperti ini. Tingkah laku ku menjadi agak kelaki-lakian supaya tidak ada yang bisa menyakitiku lagi.
Mati rasa ku kini agak memudar karena datangnya dia di hidupku. Aku berniat untuk memainkan perasaan laki-laki itu , tapi apa yang aku lakukan malah berbalik kepadaku. Aku malah semakin percaya kepadanya.
“sebenarnya dari dulu aku menyukai mu ,dari pertama kamu masuk basket, tapi aku baru berani bicara sekarang”ujar laki-laki itu.
Memang kata-kata lelaki tak bisa dikalahkan. Tapi aku mencoba untuk tetap tidak terbawa perasaan. Bagaimana mungkin perasaan ini sepenuhnya kepada laki-laki itu. Perasaan ku terhadap laki-laki kini tidak bimbang lagi. Meskipun aku merasa nyaman dengannya tapi aku bersikap biasa saja seperti tak mempunyai rasa yang dalam.
Aku bersyukur kepada Tuhan karena aku diberi kesempatan untuk bahagia dengan laki-laki itu. Laki-laki yang yang selalu memberi semangat dan selalu menghibur ku bernama Leo. Umur ku dengan Leo berbeda 5 tahun , tapi bagi ku umur bukan penghalang kebahagiaan. Tapi umur menjadikan kita untuk saling memahami arti kehidupan.
Setiap pertemuan selalu berujung dengan kebahagiaan. Aku memang cuek orangnya ,sampai pada suatu hari Leo menjailiku sampai aku marah kepadanya. Tapi dia malah tertawa seperti melihat hal yang lucu di muka ku ini. “aku suka kamu memarahiku, jika aku melakukan hal yang bodoh”. Satu ,dua ,tiga bulan hubungan ini berjalan dengan baik.
“yuk kita main!”ajak Leo ,biasanya dia tidak pernah mengucapkan ajakan seperti itu.
”kemana?(tanyaku heran)”
“ke rumah ku, akan ku kenalkan kamu ke Ibu ku”ucap Leo
Aku tidak langsung menjawabnya ,begitu bisu mulut ini untuk berbicara.
“aku masih sekolah!!”kata-kata yang spontan keluar dari mulutku. Aku tidak sadar dengan apa yang aku ucapkan tadi.
“HaHa iya memang kamu masih sekolah. Ibuku hanya ingin bertemu dengan kamu, supaya kamu terbiasa”ucap Leo. Rasanya muka ku berubah menjadi seperti buah tomat karena menahan malu.
“baik-baik ya hubungannya, meskipun kalian terpisahkan “ucap Ibu Leo. Aku tak mengerti maksudnya apa. Tidak terasa hubungan ku dengan Leo sudah satu tahun.
Untuk yang kedua kalinya aku main ke rumah Leo. Saat itu sebenarnya aku tidak diizinkan untuk keluar tapi aku terus memaksa ke orang tua ku kata orang tua ku jam 3 pulang. Saat aku bicara ke Leo untuk pulang, dia malah marah-marah. Tidak biasanya Leo marah seperti ini, jadi aku diam menunggu ajakan Leo.
Tapi hari semakin sore dan Leo belum juga mengantarkan aku pulang. Ibuku sudah mengirim pesan katanya “cepat pulang ,takutnya hujan”. Aku bicara ke Leo.
“leo aku pulang ya, ibuku sudah menyuruhku pulang”ujar ku
“nanti lagi biar aku antarkan ke rumah”ujar Leo
“tapi ibuku sudah mengirim pesan padaku ,biar aku pulang sendiri saja”(sambil membereskan tas)ucap ku
Tiba-tiba Leo melemparkan tas yang sedang aku bereskan, aku sangat takut melihat Leo yang marah seperti banteng mengamuk. Saat aku mengambil tas ku yang dilempar Leo ,dia langsung menarik tangan ku dengan keras dan menarik kerah bajuku hingga aku terangkat ke atas. Aku sangat sakit hati dengan perlakuannya kepada ku. Aku sungguh tidak bisa menahan air mata ku lagi. Aku menangis di hadapan Leo ,dan dia berkata kasar padaku
“gue kangen sama lu , tapi lu malah bawel pengen pulang, gue pengen ketemu lama sama lu!!!”(dengan nada suara yang tinggi dan penuh dengan emosi). Aku sungguh sakit hati dan aku spontan mengatakan”kita Putus”. Leo langsung melepaskan genggaman tangannya dari baju ku. Leo kelihatan seperti orang yang depresi ,dia malah menatap lantai dengan tatapan kosong.
Aku langsung melangkahkan kaki dari tempat itu ,tapi kaki ku di di tangkap dengan tangannya. Aku baru melihat seorang laki-laki menangis kencang di hadapan ku  sambil memagang kakiku memohon agar aku tidak memutuskan Leo. Tapi aku malah menangis sakit hati melihat Leo yang seperti itu.
Tingkahnya semakin menjadi-jadi ,dia memukul-mukuli wajahnya sampai berdarah. Aku sungguh tidak kuat melihat Leo seperti itu. “gue ga akan berhenti sampai lu ngomong kita ngga putus”ucap Leo sambil menangis kecewa karena telah berbuat kasar. Aku menghentikan tangan Leo yang terus memukuli wajahnya.
“kamu tidak usah menyakiti diri kamu sendiri , dan kamu jangan mengulanginya ke perempuan lain cukup aku yang merasakannya. Aku sudah memaafkan mu”. Aku langsung lari untuk pulang.
Aku masih tidak percaya dengan kejadian itu ,ternyata orang yang aku sayangi bisa tega berbuat kasar. Sulit menghilangkan rasa sayang ini tapi bagaimana pun juga aku harus bisa menjauhi Leo. Setiap hari Leo datang ke rumah untuk meminta maaf ,tapi aku tidak pernah menemuinya ,rasa kecewa masih berbekas di hati ku.
Ini adalah satu tahunnya hubungan ku dengan Leo, sudah beberapa bulan aku tidak mengetahui kabarnya dan sekarang Leo berpamitan untuk pergi ke luar pulau Jawa. Katanya dia pergi untuk bekerja. Begitu jauh jarak memisahkan, dia pergi meninggalkan sejuta kenangan. Ingin ku larang Leo untuk pergi tapi aku tidak berhak untuk melarangnya , karena aku bukan siapa-siapanya lagi.
Aku kini sudah bisa melupakan masa lalu itu. Dan aku bersikap sewajarnya saja. Rasa sayang itu tidak akan pernah hilang. Enam bulan setelah dia pergi dia sudah tak pernah mengabariku lagi, mungkin dia senang dengan kehidupan disana. Aku selalu berharap dia mengabaiku kembali ,tapi sungguh harapan kosong yang ku dapat.
“begitu tidak adil nasib ku Tuhan!!!”
Satu tahun lamanya Leo bekerja, dia akhirnya mengabariku dan mengajaku untuk bertemu. Aku senang dan merasa menjadi diriku sendiri. Saat bertemu Leo memberiku binatang kesukaan ku, yaitu burung hantu. Tak percaya bisa bertemu dengannya kembali. Ternyata dia sudah satu minggu yang lalu berada di Garut dan setelah dia bertemu dengan ku, besoknya dia pergi lagi untuk bekerja.
Aku tahu dia pergi lagi ,karena dia memberitahu ku lewat pesan. Rasa semangat ku hilang saat membaca pesan itu. Laki-laki yang ku sayang itu pergi tanpa mengucapkan salam perpisahan. Aku sangat sayang kepada burung hantu pemberian Leo. Hingga akhirnya aku pun hidup dengan penuh harapan. Semua kebahagiaan ku sudah hilang. Aku percaya ini jalan Tuhan atas hidup ku.

Jumat, 23 November 2018

Laporan Observasi

LAPORAN OBSERVASI
SDN PANJIWANGI II
Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Individu Mata Kuliah Desain Pembelajaran yang diampu oleh Bapak Muhammad Nurjamaludin, M.Pd.


Dibuat Oleh:
Agung Merlany
16842036
Kelas 3B


PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS ILMU SOSIAL, BAHASA, DAN SASTRA
INSTITUP PENDIDIKAN INDONESIA
GARUT
2018



KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya panjatkan kepada Allah SWT atas rahmat dan ridho-Nya saya dapat menyusun laporan hasil observasi. Laporan ini disusun untuk memenuhi tugas individu. Saya mendapat banyak bantuan dari berbagai pihak yang terkait, oleh karena itu perkenankanlah saya untuk mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam penyusunan laporan ini.
Saya telah berupaya untuk memberikan yang terbaik dalam laporan ini. Tetapi saya juga menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam laporan ini, untuk itu saya mengharapkan kritik dan saran agar kedepannya saya dapat menjadi lebih baik lagi.

Garut, November 2018


Penyusun


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
PROFIL SEKOLAH SDN PANJIWANGI II 1
BAB I PENDAHULUAN 9
A. Latar Belakang 9
B. Tujuan Observasi 9
C. Landasar Teoritis dan Landasan Yuridis 9
BAB II PEMBAHASAN 11
A. Hasil Observasi 11
B. Hasil Wawancara 13
BAB III PENUTUP 15
A. Kesimpulan 15
B. Pelajaran yang didapat dari Observasi 15
LAMPIRAN 16




PEMERINTAH KABUPATEN GARUT
DINAS PENDIDIKAN
UPTD PENDIDIKAN KECAMATAN TAROGONG KALER
SEKOLAH DASAR NEGERI PANJIWANGI II
Jln. Desa Panjiwangi , Ds. Panjiwangi  Kec. Tarogong Kaler Kab. Garut 44151
Email: sdn_panjiwangi2@yahoo.com

PROFIL SEKOLAH

Nama Sekolah : SDN Panjiwangi II
Alamat : Jln. Desa Panjiwangi , Ds. Panjiwangi  Kec. Tarogong Kaler   Kab. Garut
Status : Negeri
NSS : 101021137041
NPSN : 20261304
Nama Kepala Sekolah : H. Jeje Ahmadi, S.Pd
NIP : 19620627 198410 1 004
No. HP : 085221912033
No. Rekening : 0007784074100
Bank : Bank Jabar dan Banten
Jumlah Guru : 12
Jumlah Rombel : 8
Tahun Pendirian : 1982
Tahun Beroperasi : 1984
Status Tanah : Hak Tanah Desa
Status Akreditasi : B
Jumlah Siswa Dalam 3 (Tiga) tahun terakhir:

  Foto Foto Sekolah
Ruang KS B. Ruang Guru

C. Ruang Kelas D. Ruang Perpustakaan

Plang Sekolah    F. Halaman Sekolah G. Fhoto Bangunan

Denah Sekolah
TATA LETAK BANGUNAN
SDN. PANJIWANGI II
KECAMATAN TAROGONG KALER KAB. GARUT
================================================








 SDN. PANJIWANGI I ( BANGUNAN YANG DIUSULKAN UNTUK DIREHAB )
 SDN. PANJIWANGI II
Ketua Komite Sekolah

     MAMANPERMANA

Kepala Sekolah

H. JEJE AHMADI, S.Pd
NIP. 196206271984101004


Visi dan Misi SDN Panjiwangi II
Tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah dirumuskan mengacu kepada tujuan pendidikan dasar yaitu meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.
Visi SDN Panjiwangi II
“ TERWUJUDNYA SUMBER DAYA MANUSIA YANG UNGGUL DALAM MUTU DAN BERAKHLAKUL QARIMAH “.
Misi SDN Panjiwangi II
Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif.
Menumbuhkan semangat berlomba pada diri warga sekolah
Mendorong warga sekolah untuk menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
Menerapkan manajemen partisipatif antara warga sekolah dan masyarakat.
Mengembangkan bakat dan minat peserta didik melalui program pengembangan diri.
Untuk mencapai misi tersebut, disiapkan langkah strategis sebagai berikut
Melaksanakan program peningkatan kompetensi personil sesuai fungsi dan jabatan.
Menyediakan sarana dan prasarana pendidikan sesuai kebutuhan.
Mengoptimalkan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan, metode, teknik, dan pemilihan media serta alat belajar yang sesuai.
Melaksanakan program pengembangan diri melalui bimbingan dan konseling, kegiatan ekskul, serta pembiasaan yang dilandasi nilai budaya dan karakter bangsa.
Menjalin hubungan kemitraan dengan orang tua, steakholder dan masyarakat dalam mengembangkan program sekolah.
Tujuan Sekolah Dasar Negeri Panjiwangi II
Membangun peserta didik yang beriman dan bertaqwa kepada TuhanYang Maha Esa dan berahlak mulia serta sehat jasmani dan rohani.
Meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.
Peserta didik memiliki kemampuan mengapresiasi nilai sosial budaya daerah maupun budaya nasional
Menghasilkan lulusan yang siap berkompetensi di tingkat pendidikan lanjutan
Menjadikan peserta didik yang kreatif, terampil dan mandiri untuk dapat mengembangkan diri

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Observasi merupakan kegiatan yang dilakukan dengan cara terjun langsung kelapangan, agar kita dapat mengetahui proses pembelajaran di kelas. Dan metode serta strategi apa yang digunakan oleh seorang guru ketika mengajar, serta media apa yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran. Sehingga proses pembelajaran di kelas dapat berjalan dengan efektif. Dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 dijelaskan pula bahwa Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Dalam rangka merealisasikan tujuan tersebut, proses belajar mengajar perlu didesain sebaik mungkin secara terkoordinasi, terpadu, efektif, dan efisien. Oleh karena itu guru harus mampu memilih metode yang efisien dan efektif sehingga tuntutan dari tujuan Pendidikan dapat terpenuhi. Pelaksanaan suatu metode pembelajaran diperlukan satu atau lebih teknik. Tidak hanya metode pembelajaran, seorang guru juga harus memiliki pengetahuan tentang model, media, dan strategi pembelajaran yang tepat digunakan dalam suatu proses belajar mengajar.

B. Tujuan Observasi
Untuk memenuhi salah satu tugas dari mata kuliah Desain Pembelajaran
Untuk mengetahui proses dan langkah-langkah kegiatan pembelajaran di kelas 4 Sekolah Dasar
Untuk mengetahui metode, model, dan strategi pembelajaran yang efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran
Untuk mengetahui dan membahas kendala yang muncul dalam proses pembelajaran.

C. Landasan Teoritis dan Landasan Yuridis
-Landasan Teoritis
Menurut Gestalt belajar adalah mengubah pemahaman siswa. Perubahan ini akan terjadi apabila siswa menggunakan lingkungan. Belajar adalah suatu proses yang bertujuan eksploratif, imajinatif dan kreatif. Belajar selalu diarahkan untuk mengembangkan kemampuan tingkat tinggi dan berfikir tinggi. Menurut teori belajar ini siswa merupakan individu yang utuh. Menurut Wina (2008: 207) mengajar merupakan proses penyampaian informasi atau pengetahuan dari guru kepada siswa. Proses penyampaian itu sering dianggap sebagai proses mentransfer ilmu.
Belajar mengajar adalah suatu kegiatan yang bersifat edukatif. Nilai edukatif mewarnai interaksi antara guru dengan anak didik. Interaksi yang bernilai edukatif dikarenakan kegiatan belajar mengajar yang dilakukan, diarahkan untuk mencapai tujuan tertentu yang telah dirumuskan sebelum pengajaran dimulai. Untuk menerapkan pembelajaran yang efektif perlu adanya metode dan strategi yang harus ditempuh agar peserta didik itu mudah mengerti dan merasa senang selama proses belajar mengajar berlangsung.
-Landasan Yuridis
Negara Indonesia adalah negara hukum, demikian bunyi pasal 1 ayat 3 hasil amandemen ke-3 ini berarti bahwa segala tatanan kebudayaan berbangsa dan bernegara harus selalu berdasarkan hukum.  Adapun Undang-Undang yang mengatur tentang pendidikan yaitu Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

BAB II
PEMBAHASAN

Pada hari Sabtu, 10 November 2018 saya melakukan observasi dan wawancara di kelas IV SDN PANJIWANGI II.  Wali kelas IV bernama Ibu Santi Rahayu, S.Sos, S.Pd.

A. Hasil observasi :
Kurikulum dan RPP
Di SDN Panjiwangi II memakai dua jenis kurikulum yaitu KTSP dan KURTILAS. Untuk kelas I dan IV telah menggunakan kurikulum13. Dan untuk kelas II, III, V, dan VI masih menggunakan KTSP. Ibu Santi membuat Rpp sesuai dengan jenis kurikulum yaitu K13, yang kriterianya lebih kepada sikap.
1. Proses Pembelajaran di Kelas IV
Seperti yang kita ketahui bahwa karakter peserta didik itu berbeda-beda, tetapi proses/langkah-langkah yang dilakukan Ibu Santi itu sistematis, sesuai dengan RPP yang telah beliau buat. Bu Santi saat memasuki ruang kelas, tak lupa beliau berkomunikasi dengan peserta didik dengan menanyakan kabar dan juga mengecek kehadiran, kebetulan pada hari itu jumlah siswa yang hadir sebanyak 25 orang. Setelah itu Bu Santi menginformasikan kepada peserta didik kalau sekarang belajar di tema 4 tentang Jenis-Jenis Pekerjaan. Beliau memberikan stimulus dengan melakukan Tanya jawab, dan peserta didik merespon dengan baktif, sehingga pembelajaran berlangsung secara komunikatif beliau juga mencoba mengulas sedikit pelajaran yang telah diberikan sebelumnya. Sesuai dengan jenis kurikulum yang di gunakan yaitu K13, beliau memadukan pembahasan tersebut dengan pendidikan karakter, seperti “jika kita bekerja sebagai buruh atau pun jasa kita harus bersikap jujur”. Setelah selesai memerikan informasi, peserta didik diberikan tugas individu yang tujuannya untuk melatih pemahaman.
2. Model, Metode, dan Pendekatan Pembelajaran yang digunakan
Saat saya masuk ke kelas IV, keadaannya peserta didik sudah dalam setting kelas berkelompok yang terdiri dari 5-6 orang. Dengan ini Bu Santi menggunakan model pembelajaran Cooperative Learning, suatu strategi belajar mengajar yang menekankan pada sikap atau perilaku bersama dalam bekerja atau membantu di antara sesama dalam struktur kerjasama yang teratur. Metode pembelajaran yang diterapkan untuk menjadikan pembelajaran yang efekyif yaitu metode ceramah, CBSA, Tanya jawab, penugasan. Ternyata metode yang digunakan Bi Santi ini sangat efektif di terapkan di kelas IV, karena setiap peserta didik saling merespon seolah terjadi kompetisi di dalam kelas. Pendekatan yang digunakan pendekatan saintifik yang diusung oleh K13. Karena pendekatan Saintifik diyakini sebagai pendekatan yang dapat mengembangkan sikap, keterampilan, dan pengetahuan peserta didik.
3. Kondisi Ruang Kelas IV dan Suasana Pembelajaran di Kelas IV
Kondisi ruang kelas IV, setelah saya observasi menurut saya kelas ini kurang nyaman untuk di gunakan dalam pembelajaran yang luar biasa ini, karena ruang kelas yang sedikit kotor, meja dan kursi yang tidak tertata dengan rapi, tidak ada pencahayaan, dan tembok-tembok yang telah merapuh mungkin karena bangunan ini telah lama. Tapi meskipun kondisi ruangan yang kurang nyaman, peserta didik dan guru memberikan sentuhan terhadap sekeliling kelas dengan memajangkan karya-karya peserta didik, dan juga di kelas ini termasuk kelas yang lengkap ada foto presiden dan wakilnya, ada pancasila, ada tata tertib kelas, ada papan absensi, dan juga ada alat peraga yang di pajang di kelas ini. Dengan adanya ide kreatif ini membuat kelas menjadi terobati sehingga peserta didik dapat melaksanakan proses pembelajaran dengan lancar. Suasana kelas ini sangat hidup dengan cara mengajar Bi Santi dan para peserta didik yang aktif. Cara Bu Santi menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, kondusif, dan menyenangkan beliau memberi selingan dalam proses belajar dengan bernyanyi, berperan aktif terlibat dalam pembelajaran, seperti yang di pelajari sekarang yaitu tema 4 tentang Jenis-Jenis Pekerjaan, beliau membuat sosiodrama untuk memberikan pengalaman yang bermakna.
4. Bahan Ajar yang digunakan di Kelas IV
Untuk bahan ajar di K13, memerlukan buku tema, buku siswa, lingkungan, dan sumber lain yang bisa dijadikan bahan ajar. Tetapi untuk buku siswa dan buku guru sangat disayangkan belum ada/belum tersedia, sehingga Bu Santi mengakses internet untuk mengunduh buku siswa dan buku guru, dan disampaikan kepada peserta didik dengan berbagai metode yang digunakan. Ini merupakan hambatan yang tentunya menghambat proses pembelajaran. Bu Santi kadang membawa LCD dan laptop ke kelas untuk bisa menunjukan bahan ajar yang akan dipelajari pada saat itu. Tapi sarana itu beliau membawa sendiri dan juga meminjam dari temannya.
5. Karakter Guru Kelas IV
Karakter yang dimiliki oleh Ibu Santi ini unik, karena beliau mempunyai sikap yang tegas namun menyenangkan, pintar, kreatif, adil, mampu menyampaikan informasi dengan mudah dimengerti , ekspresif, adil dalam membagi perhatian dan juga adil dalam membentuk sebuah kelompok, pekerja keras, professional, dan yang paling penting adalah Bu Santi selalu terus belajar untuk menjadi fasilitator yang terbaik untuk siswanya. Saya piker saya tidak berlebihan mengungkapkan karakter beliau, karena saya merasakan sendiri, dan memang banyak orang yang satu pendapat denga saya mengenai beliau. Kepintaran beliau tercermin dari pengajarannya yang mengadopsi berbagai metode dan pendekatan, serta mengetahui kondisi/karakter peserta didiknya.

B Hasil Wawancara dengan Guru Kelas IV

1. Ketika melakukan KBM di kelas IV apakah ibu menggunakan RPP ?
Jawab:
Dengan melihat kurikulum dan membuat RPP,serta pada malam hari membaca materi yang akan disampaikan besok.Tentunya sebelum melakukan KBMdikelas guru tersebut melakukan sebuah pendahuluan atau apersepsi dan motivasi serta memberi absen.Kemudian ke kegiatan inti.Tetapi sekolah di kp berbeda dengan sekolah di prkotaan,untuk kurikulum 2013 anak memiliki pengetahuan yang kurang mungkin karena faktor geografis dan faktor fsikologis sangat kurang serta sarana dan prasarana yang tidak memadai.
2. Mengapa ibu pada saat melakukan pembelajaran dikelas siswanya dibentuk kelompok?
Jawab:
Sengaja dikelompokkan supaya membantu siswa yang kurang mampu,maka dibentuklah kelompok-kelompok dengan menggabungkan antara siswa yang memiliki kemampuan tinggi dengan siswa yang memiliki kemampuan rendah.
3. Untuk bahan ajar apakah ada buku guru dan buku siswa ?
Jawab:
Untuk buku sangat susah didapatkan.Sudah pesan beberapa kali tapi tidak datang.Dan akhirnya guru tersebut mencoba untuk meminta ke rekan atau mendwonload melalui internet.Karena tidak adanya sarana dan prasarana seperti laptop,LCD Projector guru tersebut memeberikan materi kepada siswa dengan cara di poto copy lalu dibagikan ke anak-anak.Karena sarana dan prasarananya tidak ada maka guru tersebut mencoba untuk melakukam pembelajaran dengan menyuruh siswanya untuk satu persatu melihat materi melalui hp tersebut.
4. Bagaimana kemampuan siswa pada saat mengikuti pembelajaran dikelas ?
Jawab:
Awalnya mereka malas untuk belajar,tetapi setelah guru tersebut melakukan pembelajaran dengan enjoy,maka anak-anak tersebut menjadi nyaman ketika belajar dan memiliki kemauan untuk belajar.K
5. Kesulitan dan kendala apa yang ibu temui saat melaksanakan KBM dikelas ?
Jawab:
Kesulitan :
Faktor psikologis anak
Faktor geografis
Dukungan orang tua sangat kurang berbeda dengan di kota.Kalau di kp untuk sekolah saja sangat susah.Apalagi jika ada acara tertentu si anak malah lebih mementingkan untuk tidak masuk ke sekolah.
6. Apa rencana ibu ke depannya untuk meningkatkan prestasi belajar siswa ?
Jawab:
Dengan mengikuti pelatihan pelatihan serta mengikuti seminar-seminar mengenai kurikulum 2013.


BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Sekolah yang unggul atau sekolah yang kurang unggul sama sama memiliki tujuan dan strategi untuk mencapai tujuan itu. Semua itu tidak terlepas dari perjuangan seorang pendidik yang sabar dan kreatif menggunakan berbagai pendekatan, model , dan juga metode yang cocok dengan kriteria anak didiknya. Jadi, jika masih banyak teman-teman yang bertanya mengenai model dan pendekatan apa yang cocok digunakan di Sekolah Dasar, jawabannya adalah semua model dan pendekatan apapun bagus hanya saja bagaimana cara pendidik menerapkannya. Anak-anak itu unik , mereka mempunyai kemampuan dan potensi yang luar biasa, hanya perlu pendekatan dan pemahaman agar bisa mengerti cara mereka belajar, kemudia kita bisa masuk ke dunia mereka, dan menyesuaikan dengan yang mereka sukai.

B. Pelajaran yang didapatkan dari Observasi
Sekolah Dasar itu adalah pondasi bagi siswa-siswa yang akan meneruskan ke jenjang selanjutnya, meskipun materi di tingkat Sekolah Dasar ini mudah/dasarnya saja, tapi penyampaian dan penerapannya yang sangat sulit. Karena itu saya termotivasi untuk lebih semangat dan serius dalam mencari ilmu agar menjadi seorang pendidik yang mempunyai brand dan mampu memahami karakteristik setiap peserrta didik.

LAMPIRAN
Kegiatan Pembelajaran di Kelas IV



Foto bersama Guru Kelas IV



Plang SDN PANJIWANGI II


 Foto Bersama Kepala SDN PANJIWANGI II dan Para Guru